Kunjungan Tim Kemendes Terkait Identifikasi Kebutuhan Pelatihan Pengolahan Garam

Kunjungan Tim Kemendes Terkait Identifikasi Kebutuhan Pelatihan Pengolahan Garam

Share this Post

Kabupaten Rembang merupakan salah satu sentra produksi garam yang berada di Jawa Tengah. Sebagian besar masyarakat di Kab. Rembang adalah pekerja tambak garam dengan system kepemilikan lahan kecil-menengah. Dalam proses produksi sudah ada yang menggunakan teknologi geo membrane dalam membuat garam untuk meningkatkan kualitas garam dan warna lebih putih dan bersih.

Pada Kamis (18/6) Tim Kementerian Desa melakukan kunjungan dalam rangka kegiatan identifikasi Kebutuhan Pelatihan Pengolahan Garam. Selain melakukan kunjungan di di kantor Dinpermades Kab. Rembang, Tim Kemendes juga melakukan kunjungan di industri pengolahan garam di Kec. Lasem dan Kec. Kaliori. Kedua Kecamatan tersebut merupakan daerah dengan potensi pengolahan garam yang besar dan merupakan prioritas sebagai aktivitas hilirisasi pengolahan garam konsumsi dan industri.


Pada kegiatan ini Tim Kemendes berencana akan melakukan pelatihan pengolahan garam untuk dua Kawasan tersebut. Pelatihan akan dilakukan 3-5 hari diminggu kedua bulan Juli berlokasi di Kaliori. Terdapat 50 peserta dari 5 Desa dengan tiap desa 10 peserta, dan peserta dipilih selektif terkait pengelolaan BUMDes, serta masyarakat di kawasan tersebut yang memiliki komitmen untuk meningkatkan potensi ekonomi pengolahan garam. Untuk Kecamatan Kaliori terdapat 3 desa yaitu Dresi, Mojo, dan Tambakagung, sedangkan untuk Kecamatan Kaliori terdapat 2 desa yaitu Kedungmulyo, dan Dasun.
Pelatihan rencananya akan dilakukan 3 jenis:
1. Pengolahan Bittern menjadi obat
2. Pengolahan garam menjadi produk kecantikan
3. Marketing